Langsung ke konten utama

Ikhlas

Bapak, ikhlas itu seperti apa?
Apa kita harus diam saja ketika dikhianati?
Apa kita harus pasrah tanpa melawan ketika ditindas?
Apa kita perlu membiarkan orang lain merampas hak-hak kita?

Bapak, seperti apa ikhlas itu?
Apa kita hanya membiarkan ketika hati kita dilukai?
Apa kita tidak boleh menyatakan perasaan kita?
Apa kita tidak boleh menyatakan ketidaknyamanan kita?

Bapak, ikhlas itu yang bagaimana?
Rasanya aku begitu buta tentang ikhlas
Setiap permasalahan yang menyangkut kata ikhlas,
Rasanya seketika menjadi gelap

Bapak, apa sesungguhnya ikhlas itu?
Beritahu aku, beritahu aku
Agar aku segera mengerti
Dan memahami arti ikhlas yang sesungguhnya

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Petani singkong

Gerimis membasahi tanah yang kemudian menimbulkan aroma segar khas hujan pertama jatuh. Segar sekali. Kesegarannya membuatku ingin lama-lama menghirup aroma itu. Ditambah aroma pohon Pinus itu. Konon katanya, menghirup aroma pohon pinus dapat meredakan sakit flu. Entah benar atau salah, tapi yang jelas aroma Pohon Pinus ini membuatku merasa kehilangan beban, membuatku merasa bernafas lega setelah lama menahannya. Membuat pikiranku berkelana ke masa itu, masa-masa sebelum udara kota metropolitan memenuhi organ pernapasanku. Dulu, aku pernah dilatih menjadi seorang petani kecil. Dari hutan yang disediakan oleh pemerintah bapak dan mamak menanam singkong dan beberapa jenis umbi-umbian lainnya. Setiap musim panen singkong tiba dan hari libur sekolah aku selalu diajak untuk memanen singkong. Waktu itu harga singkong Rp.500/kg. Setiap kali aku mulai malas ketika diajak ke hutan, mamak selalu memberi semangat. "Nanti hasil penjualan singkong yang kamu gendong sendiri, boleh buat kamu ...