Di suatu sore menuju senja kala itu aku dalam perjalanan menuju tempat dimana mahasiswa menuntut ilmu. Aku yang biasanya kemana-mana menggunakan kendaraan umum, hari itu diperbolehkan membawa kendaraan sendiri berupa motor. Aku tahu dan paham betul bagaimana kondisi motor yang akan kubawa itu, meskipun reyot tapi kupercaya mampu mengantarkanku pada tempat yang kutuju. Jam sore, tepatnya setelah ashar sekitar pukul setengah empat hingga menjelang Magrib jalanan sedang macet-macetnya. Karena berbarengan dengan orang-orang yang sedang menuju rumah untuk pulang. Motor yang kukendarai melaju dengan kecepatan standard, tidak terlalu pelan dan tidak terlalu cepat. Tiba-tiba diperjalanan ketika aku berada diposisi tengah jalan, motor yang kukendarai mendadak berhenti. Tentu saja aku panik, karena dibelakang ku ada sebuah truk dan kuberi tahu, aku pernah pobhia menyebrang jalan. Jadi kepanikan itu beralasan ya. Setelah aku menemukan kesadaran ku secara penuh, aku segera menepi dan memeriksa m...