Apakah kita tidak berhak menyembuhkan rasa sakit yang kita rasakan?
Apa kita tidak berhak sedikit pun memiliki ruang yang jika orang lain bebas, kita juga memiliki hak itu?
Apa salah?
Ketidaknyamanan memang sangat menggangu ketentraman hati, tapi labih menyakitkan mana ketidaknyamanan yang dirasakan sesaat dibandingkan sayatan hati yang terus menerus dilakukan, fisik yang lelah, dan emosi yang tidak terkontrol?
Apa bisa manusia terus menerus memendam perasaannya seperti balon udara yang terus ditiup?
Apa kita tidak berhak sedikit pun memiliki ruang yang jika orang lain bebas, kita juga memiliki hak itu?
Apa salah?
Ketidaknyamanan memang sangat menggangu ketentraman hati, tapi labih menyakitkan mana ketidaknyamanan yang dirasakan sesaat dibandingkan sayatan hati yang terus menerus dilakukan, fisik yang lelah, dan emosi yang tidak terkontrol?
Apa bisa manusia terus menerus memendam perasaannya seperti balon udara yang terus ditiup?
Komentar