Kenapa sih, gampang banget omongan orang menghancurkan ketulusan?
Apa karena hati sekotor itu?
Sampai omongan yang menyakitkan hampir menghilangkan ketulusan.
Padahal sebelumnya senang melakukan banyak kebaikan.
Jadi untuk apa perbuatan baikmu?
Apa niat sudah benar?
Atau sekedar mencari puji?
Sadar, tidak semua bisa dikendalikan diri,
Pun ucapan-ucapan yang menyayat hati,
Sekalipun dibilang bercanda,
Susah untuk tidak tersakiti
Apa karena hati sekotor itu?
Sampai omongan yang menyakitkan hampir menghilangkan ketulusan.
Padahal sebelumnya senang melakukan banyak kebaikan.
Jadi untuk apa perbuatan baikmu?
Apa niat sudah benar?
Atau sekedar mencari puji?
Sadar, tidak semua bisa dikendalikan diri,
Pun ucapan-ucapan yang menyayat hati,
Sekalipun dibilang bercanda,
Susah untuk tidak tersakiti
Komentar