seringkali kita menyebut beberapa orang atau bahkan banyak orang sebagai toxic people atau manusia beracun, dalam arti, manusia yang disebut sebagai toxic people adalah orang yang sering membawa pengaruh buruk terhadap kehidupan kita. tidak jarang, kita merasa menjadi korban atas negativ vibes yang dibawa orang tersebut.
tapi, pernah nggak kita bertanya pada diri sendiri. apakah kita lebih positif? apakah kita sudah jauh dari kata "toxic people"? jangan-jangan kita adalah salah satu dari toxic people itu? mungkin kita merasa melakukan sesuatu karena self love, padahal yang terjadi self first. kita mengutamakan diri sendiri lebih dari apapun, sampai-sampai segala sesuatu yang tidak sesuai dengan kehendah hati kita anggap sebagai toxic? merasa sudah melakukan tindakan yang benar, padahal tindakan kita justru menyakiti orang lain dan kita abai meski menyadari hal itu.
waw, tanpa kita sadari, kita bisa menjadi orang yang lebih toxic daripada yang kita labelkan pada orang lain. iya, aku tau kalau standart kebaikan, ketoxickan diri kita itu bukan orang lain. tapi, sadar nggak sih kalau kita hidup berdampingan dengan orang lain. kita memiliki kebebasan sebebas-bebasnya samapi kebebasan kita itu bersinggungan dengan orang lain. lah, kalau kita sudah masuk wilayah tertorial kebebasan orang lain berarti sama saja kita sudah menjadi toxic people.
jangan-jangan yang selama ini kita sebut-sebut toxic people tidak lain dan tidak bukan adalah diri sendiri?
Komentar