Langsung ke konten utama

Tips Jatuh Cinta

kamu tahu kan, apa yang harus disiapkan sebelum hujan turun?
kamu bisa menyiapkan payung sebagai tempat berteduhmu sementara, ketika kamu berjalan kaki. atau kamu bisa menyediakan jas hujan jika kamu mengendarai sepeda angin atau motor. atau jika perlu tetaplah tinggal dirumah, tanpa melakukan aktivitas apapun. tapi tebalkan hatimu untuk mendengar ungkapan bahwa kamu adalah sosok pengecut yang menjadikan hujan sebagai alasanmu berhenti beraktivitas. 
menurutku, jika kamu telah memahami apa yang harus disiapkan sebelum turun hujan maka kamu juga pasti memahami apa yang harus kamu siapkan sebelum jatuh cinta.
ketika kamu jatuh cinta, entah jatuh cinta untuk yang pertama kali ataupun entah jatuh cinta yang keberapa. bagiku jatuh cinta tetap saja sama rasanya. dan dengan bodohnya jatuh cinta membuat kita memikirkan seseorang yang entah tahu kita sedang hidup atau tidak, tahu kita sedang memikirkannya atau tidak, tahu kita senang ketika bertemu dengannya atau tidak. fase jatuh cinta tetap saja sama. hanya saja seseorang yang pernah kecewa saat jatuh cinta memiliki anggapan yang mungkin berbeda. namun, tidak menutup kemungkinan bahwa seseorang yang pernah merasakan dalamnya luka selepas jatuh cinta mereka masih akan jatuh cinta lagi meski bukan pada orang yang sama. 
lalu, apa yang harus disiapkan ketika kita jatuh cinta?
pertama-tama, kamu harus menyiapkan hatimu untuk menerima setiap kemungkinan yang ada. seperti kemugkinan bahwa seseorang yang kamu jatuh cinta kepadanya telah memiliki kekasih, atau kemungkinan bahwa dia menganggap bahwa kamu bukan tipikalnya. atau hal lain yang bisa membuat kita mampu mengendalikan harapan kita agar tak terlalu kecewa. 
yang kedua, kamu harus mengendalikan hatimu untuk tidak terlalupeka terhadap hal-hal yang membuat kamu merasa terlalu percaya diri. seperti, dia tersenyum saat berpapasan denganmu. atau saat dia berbuat baik kepadamu. karena bisa jadi apa yang diperlakukan untukmu bukanlah hal yang spesial baginya, atau bisa jadi dia memang seseorang yang baik terhadap semua orang. 
yang ketiga, jangan mencintai seseorang yang masih abu-abu dengan sepenuh hati. kenapa? kadang seseorang yang sudah berstatus pacaran aja masih abu-abu. masa sih kamu rela hati kamu sakit hanya karena kamu terlalu mencintai seseorang yang tidak tahu bahwa kamu mencintainya? 
lalu yang terakhir, ketika kamu jatuh cinta dan kamu merasa sudah tak mampu lagi membendung rasa cintamu tapi kamu belum siap menjalani hari-harimu dengan kekasih halal, mending kamu doa aja. minta pada sang pemilik alam, minta dijagakan hatimu dan hatinya agar ketika waktunya tiba nanti Allah memberi jalan yang terbaik dengan caraNya yang paling indah.
dan saran yang paliiing akhir dari aku, tetaplah menjomblo sampai kamu menemukan sosok yang mau menjadi kekasih halalmu. jomblo itu gak hina kok, justru ketika kamu menjomblo karena menjaga kehormatan, kamu adalah sosok jomblo yang mulia. dan yang paling paling akhiiir sendiri, cinta yang sesungguhnya bukanlah memiliki apa yang kita cintai, tapi mampu melepaskan dengan ikhlas apa yang kita cintai untuk suatu kebaikan. seperti sebuah cerita yang saya lupa dari mana sumbernya
bahwa ada seseorang yang ketika itu sedang memakai perhiasan yang indah, lalu temannya berkata "subhanallah, indah sekali perhiasan itu." lalu seseorang itu dengan penuh kerelan memberikan perhiasan yang sebenarnya amat dia sayangi kepada temannya itu. seperti juga nabi Ibrahim yang merelakan putra yang telah lama dinantinya untuk disembelih. 

jadi seperti itu tips dari saya. ketika saya memberi tips bukan berarti saya sudah ahli, melainkan saya sedang belajar. dengan menulisnya, maka saya akan lebih mampu memahami kata hati saya. terimakasih ^^

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Petani singkong

Gerimis membasahi tanah yang kemudian menimbulkan aroma segar khas hujan pertama jatuh. Segar sekali. Kesegarannya membuatku ingin lama-lama menghirup aroma itu. Ditambah aroma pohon Pinus itu. Konon katanya, menghirup aroma pohon pinus dapat meredakan sakit flu. Entah benar atau salah, tapi yang jelas aroma Pohon Pinus ini membuatku merasa kehilangan beban, membuatku merasa bernafas lega setelah lama menahannya. Membuat pikiranku berkelana ke masa itu, masa-masa sebelum udara kota metropolitan memenuhi organ pernapasanku. Dulu, aku pernah dilatih menjadi seorang petani kecil. Dari hutan yang disediakan oleh pemerintah bapak dan mamak menanam singkong dan beberapa jenis umbi-umbian lainnya. Setiap musim panen singkong tiba dan hari libur sekolah aku selalu diajak untuk memanen singkong. Waktu itu harga singkong Rp.500/kg. Setiap kali aku mulai malas ketika diajak ke hutan, mamak selalu memberi semangat. "Nanti hasil penjualan singkong yang kamu gendong sendiri, boleh buat kamu ...